Arab Saudi Minta Megawati Soekarnoputri Pro Aktif Merespons Dinamika di Timur Tengah

10 hours ago 7
Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, di kediamannya di Menteng, Jakarta, Kamis (9/3). (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri, menggelar pertemuan dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, di rumah pribadinya kawasan Menteng, Jakarta, pada Kamis (9/3). Dalam audiensi tersebut, sang duta besar meminta Megawati untuk turut serta secara aktif dalam merespons dinamika yang tengah berlangsung di Timur Tengah.

Megawati tampak didampingi oleh sejumlah petinggi PDI Perjuangan seperti Ahmad Basarah, Andi Widjajanto, dan Guntur Romli. Percakapan yang berlangsung hampir dua jam itu berjalan dengan hangat dan akrab.

Suasana penuh keakraban terasa sejak awal. Megawati sempat melontarkan komentar ringan mengenai anggrek putih yang diberikan Dubes Arab Saudi dan menghiasi ruangan pertemuan.

"Ini anggrek putih yang asli, bukan hasil rekayasa genetika," ujar Megawati dengan senyum khasnya.

Dalam kesempatan itu, Faisal Abdullah Al Amoudi turut menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri serta mengapresiasi penganugerahan gelar doktor kehormatan yang diterima Megawati dari Princess Nourah bint Abdulrahman University pada Februari lalu.

Menanggapi hal tersebut, Megawati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kerajaan Arab Saudi atas penghargaan yang diberikan serta sambutan hangat selama kunjungannya, termasuk ketika dirinya menjalankan ibadah umrah bersama keluarga.

"Saya berterima kasih karena rangkaian umrah yang saya jalani kemarin berjalan dengan lancar," ungkap Megawati.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengungkapkan bahwa dalam perjalanan tersebut, Megawati juga sempat mengamati perkembangan pembangunan di kawasan Masjidil Haram. Megawati menyoroti rencana peningkatan kapasitas jemaah haji menjadi hingga 6 juta orang pada 2030, serta mengusulkan program penghijauan di area suci, termasuk penanaman pohon Soekarno.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |