Pelaku berinisial ZA
FAJAR,CO.ID - Sebuah tragedi memilukan akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) mengguncang Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau. Seorang pria lanjut usia, A Talip (60), meregang nyawa setelah disiram air mendidih oleh istrinya sendiri, ZA (59), di tengah kondisi tubuhnya yang tak berdaya akibat serangan stroke.
Kronologi Kejadian yang Mengenaskan
Peristiwa sadis ini terungkap setelah korban sempat menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius di sekujur tubuhnya. Meski tim medis telah berupaya maksimal, nyawa A Talip tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia beberapa hari pasca-kejadian.
Kasus ini kini ditangani secara intensif oleh Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pelalawan. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi nekat ZA dilakukan saat suaminya sedang terbaring sakit, membuatnya tidak mampu melakukan perlawanan maupun menyelamatkan diri dari guyuran air panas.
Motif: Sakit Hati yang Terpendam Puluhan Tahun
Kapolres Pelalawan melalui Kasat Reskrim mengungkapkan bahwa motif di balik tindakan keji ini adalah dendam lama yang sudah mengerak. Kepada penyidik, ZA mengaku memendam sakit hati yang mendalam karena sering dimarahi oleh korban selama masa pernikahan mereka.
“Motif sementaranya adalah sakit hati yang sudah berlangsung lama. Pelaku merasa tertekan karena sering dimarahi selama berumah tangga,” jelas pihak penyidik Satreskrim Polres Pelalawan.
Kecurigaan Keluarga dan Pengungkapan Kasus
Terungkapnya kasus ini bermula dari firasat buruk adik kandung korban, Riduan (48). Sejak 29 Maret 2026, Riduan kehilangan kontak dan merasa curiga karena kakaknya yang sedang menderita stroke mendadak tidak diketahui keberadaannya.

















































