Aryo Pamungkas Bongkar Dugaan Markup di BGN, Motor Rp42 Juta Ternyata Hanya Rp10 Jutaan?

10 hours ago 11
Hasil temuan netizen, motor ini hanya 10 jutaan per unit.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibangga-banggakan Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian di media sosial.

Konten kreator, Aryo Pamungkas, mengungkap dugaan adanya markup dalam pengadaan sejumlah barang, mulai dari motor listrik hingga perangkat pendukung lainnya.

Aryo menyinggung harga motor listrik yang digunakan untuk operasional SPPG, yang disebut memiliki selisih harga cukup jauh dari harga pasar.

"Nah, ini baru kasus markup, guys. Kasus Amsal Sitepu yang viral kemarin, nggak ada apa-apanya," ujar Aryo dikutip fajar.co.id dari videonya yang kini viral, Minggu (12/4/2026).

"Ternyata, motor listrik Trail MBG yang katanya dibanderol Rp42 juta, netizen udah nemu motor aslinya di Alibaba, impor dari Cina dengan harga Rp10 jutaan saja," tambahnya.

Ia bahkan menyebut nama produk yang diduga identik dengan motor tersebut.

"Hebat! Nama motornya, Kolter ES1 X Pro. Dan setelah saya tanyakan ke AI untuk perbandingan speknya, dua-duanya banyak yang identik," tukasnya.

Hitung Potensi Kerugian

Aryo juga menghitung potensi selisih harga jika dikalikan dengan jumlah pengadaan.

"Ini asli gila, bener-bener. Bayangin, 21 ribu motor kali margin profit Rp30 jutaan. Rp600 miliar," bebernya.

Selain motor, ia juga menyinggung dugaan markup pada pengadaan perangkat lain seperti tablet dan atribut.

"Ini belum ngomongin pengadaan tablet Samsung aktif seharga Rp9 jutaan yang dibanderol Rp18 juta. Diambil untung dua kali lipatnya," Aryo menuturkan.

"Belum kaos kaki dan baju atribut yang harganya miliaran. Padahal sama sekali bukan esensial untuk program gizi penuntasan stunting anak," sambung dia.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |