Pengadaan motor MBG hingga kini masih jadi sorotan publik.
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ramond Donny Adam, yang dikenal sebagai DJ Donny, blak-blakan mempertanyakan pengadaan ugal-ugalan pada dua program kesayangan Presiden Prabowo Subianto.
Seperti diketahui, dua program kesayangan yang dimaksud masing-masing Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pengadaannya, pada KDMP pemerintah menghambur anggaran untuk membeli mobil pickup dari India.
Semen untuk MBG, rencananya seluruh Kepala Dapur bakal diberikan motor listrik seharga Rp40 juta lebih per unit.
Ia pun mempertanyakan langkah pengadaan yang disebutnya tidak sejalan dengan kebijakan efisiensi yang sedang digaungkan kepada pemerintah daerah.
Kebijakan yang Tidak Konsisten
Donny mengaku kebingungannya terhadap arah kebijakan pemerintah, terutama terkait penggunaan anggaran dalam skala besar.
"Kita sebagai rakyat udah gak paham lagi apa sih maunya pemerintah ini," ujar Donny dikutip fajar.co.id, Minggu (12/4/2026).
Ia kemudian menyinggung kontras antara instruksi efisiensi kepada daerah dengan kebijakan belanja di tingkat pusat.
"Di saat seluruh kepala daerah disuruh efisiensi, justru malah pemerintah pusat yang ugal-ugalan mengeluarkan anggaran," sesalnya.
Soal Pengadaan Kendaraan
Lebih jauh, ia merinci sejumlah pengadaan yang menjadi sorotan, mulai dari kendaraan untuk program desa hingga operasional pelayanan gizi.
"Beli mobil pick up, beli mobil truk untuk operasi desa merah putih, beli motor untuk kepala SPPG," Donny menuturkan.
Bandingkan dengan Kebutuhan Pendidikan
Donny juga membandingkan nilai anggaran tersebut dengan kebutuhan lain yang dianggap lebih mendesak, khususnya di sektor pendidikan.

















































