Praka Farizal Rhomadhon,
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Gus Hilmi Firdausi, mengecam serangan yang diduga dilakukan Israel terhadap markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).
Insiden tersebut menyebabkan seorang prajurit TNI dilaporkan gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia.
Melalui unggahannya di media sosial X, Gus Hilmi juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya prajurit Indonesia tersebut.
Ia menilai pengorbanan itu sebagai bagian dari tugas mulia menjaga stabilitas global.
Sampaikan Duka untuk Prajurit TNI
Gus Hilmi menyebut prajurit yang gugur sebagai syuhada dalam misi perdamaian. Ia juga menyampaikan doa bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Turut berduka cita atas syahidnya seorang prajurit TNI bernama Praka Farizal Rhomadhon akibat serangan Israel la'natullah ke pos jaga Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL)," ujar Gus Hilmi dikutip fajar.co.id (30/30/2026).
Ia berharap keluarga korban diberi ketabahan menghadapi peristiwa tersebut.
“Semoga keluarga yg ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan," ucap penceramah yang kritis terhadap isu timur tengah ini.
Kecam Serangan ke Pasukan Perdamaian
Selain menyampaikan belasungkawa, Gus Hilmi juga mengecam serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian. Ia menilai tindakan tersebut sebagai kejahatan perang.
“Sudah terbukti memang Israhell la'natullah adalah penjahat perang abad ini," sesalnya.
Ia juga menyinggung pihak-pihak yang masih memberikan dukungan terhadap Israel. Menurutnya, dukungan tersebut patut dipertanyakan di tengah jatuhnya korban.


















































