Anak Buah AHY Minta Panglima TNI dan DPR Jemput Langsung Jenazah Tiga Prajurit Gugur di Lebanon

10 hours ago 4
3 Prajurit TNI tewas dalam tugas perdamaian di Lebanon

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik, menyampaikan duka sekaligus usulan kepada negara terkait gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon.

Ia menyebut bahwa para prajurit tersebut layak mendapatkan penghormatan terbaik, termasuk dijemput langsung oleh pejabat tinggi negara.

Gugur Saat Menjaga Perdamaian

Rachland menekankan bahwa para prajurit yang gugur merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian dunia, bukan untuk berperang.

Karena itu, menurutnya, penghormatan negara harus diberikan secara maksimal.

“Tiga prajurit Indonesia gugur di Lebanon. Padahal mereka datang bukan untuk berperang-melainkan untuk menjaga perdamaian," ujar Rachland dikutip fajar.co.id, Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan bahwa keberadaan prajurit Indonesia di wilayah konflik merupakan bagian dari mandat resmi PBB dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Sebagai bagian dari misi resmi PBB di bawah bendera UNIFIL," tukasnya.

Indonesia Telah Bergabung Sejak 2006

Rachland juga mengingatkan bahwa keterlibatan Indonesia dalam misi UNIFIL bukan kebijakan baru.

Indonesia telah berpartisipasi sejak masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Indonesia sudah bergabung dengan UNIFIL sejak 2006, saat masih dalam kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," Rachland menuturkan.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut berlanjut hingga pemerintahan saat ini.

“Kebijakan ini dilanjutkan kemudian oleh Presiden Prabowo," imbuhnya.

Serangan terhadap Markas UNIFIL Tidak Dibenarkan

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |