Piala Dunia. (Ilustrasi)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Di tengah ramainya isu boikot untuk ajang Piala Dunia 2026, pernyataan menarik justru dilontarkan mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter.
Pernyataan tersebut terkait dukungan langsung dari Sepp Blatter untuk melakukan boikot terhadap ajang ini.
Ada alasan penting di balik dukungan yang diberikan Blatter soal boikot-boikot yang disuarakan beberapa negara.
Bahkan, negara-negara yang menyuarakan boikot ini adalah sebagai negara yang lolos berpartisipasi di kompetisi tersebut.
Alasan Keamanan
Dilansir laporan The Guardian pada Jumat (13/2/2026), Blatter mengungkap masalah keamanan jadi salah alasan dirinya menyuarakan terkait boikot ini.
Ia menyebut, persoalan keamanan menjadi alasan utama yang wajar bagi para penggemar untuk enggan datang langsung ke negara tersebut.
Menurutnya ini juga sejalan dengan pernyataan atau pendapat yang sebelumnya diungkap oleh pengacara antikorupsi asal Swiss, Mark Pieth.
Di mana, Mark Pieth pernah bekerja sama dengan FIFA dalam agenda reformasi ketika Blatter masih menjabat sebagai presiden.
“Saya pikir Mark Pieth tepat dalam mempertanyakan penyelenggaraan Piala Dunia ini,” tulis Blatter melalui media sosial.
Wacana Boikot dari Berbagai Negara
Wacana boikot untuk ajang Piala Dunia 2026 terus bermuncul dari berbagai negara yang bakal berpartisipasi di kompetisi tersebut.
Setelah negara-negara Eropa yaitu Jerman dan Iran yang memunculkan wacana boikot ini.
Kini giliran salah satu perwakilan Asia yang sudah memastikan satu tempat di putaran final yakni Australia yang memunculkan wacana untuk melakukan boikot.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































