Dalang Serangan Rudal ke Bahrain Ternyata Amerika, Bukan Iran

6 hours ago 4

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Dalang serangan rudal ke Bahrain terungkap. Ternyata dilakukan Amerika Serikat (AS).

Serangan itu terjadi pada 9 Maret 2026. Iran sebelumnya dituding dalangnya, sampai terungkap fakta sebenarnya.

Menurut Reuters, ledakan yang melukai 32 warga sipil di kawasan Mahazza, Pulau Sitra, dekat ibu kota Manama itu diduga disebabkan oleh rudal pertahanan udara Patriot milik Amerika Serikat.

Reuters menyebut bahwa rudal Patriot yang meledak tersebut dioperasikan dari pangkalan militer AS di Bahrain. Temuan ini diperkuat oleh hasil investigasi tim peneliti dari Middlebury Institute of International Studies.

Menurut analisis mereka, rudal tersebut berasal dari baterai pertahanan udara AS yang berada sekitar 4 mil dari lokasi kejadian.

“Rudal pencegat Patriot yang ditembakkan sebelum subuh menyebabkan ledakan yang melukai puluhan warga sipil, termasuk anak-anak dan lansia, serta menghancurkan rumah-rumah warga,” penggalan laporan tersebut.

Awalnya Iran Dituding Jadi Dalang

Sebelumnya, pemerintah Bahrain bersama Amerika Serikat sempat menuding Iran sebagai pelaku serangan. Tuduhan itu muncul di tengah meningkatnya konflik regional antara Iran dan blok AS-Israel.

Iran memang diketahui melancarkan serangan balasan ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk. Namun, pihak Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) membantah keras bahwa mereka menargetkan wilayah sipil.

Iran menegaskan bahwa semua serangan mereka diarahkan ke fasilitas militer, bukan pemukiman warga.

Sejak awal, Iran telah mencurigai adanya skenario operasi bendera palsu atau false flag dalam insiden tersebut.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |