Hanya Dua Jam, Sistem Polder Buat PIK2 Cepat Kering Saat Hujan Ekstrem

3 hours ago 3
Polder System di Kawasan Bukit Golf Mediterania PIK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Hujan ekstrem yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya kembali menguji ketahanan sistem pengendalian banjir ibu kota. Sejumlah kawasan dilaporkan masih tergenang berjam-jam setelah hujan reda.

Namun, situasi kontras terjadi di kawasan Pantai Indah Kapuk dan PIK 2 yang mampu terbebas dari genangan dalam waktu relatif singkat.

Air hujan di kawasan pesisir tersebut dilaporkan surut sekitar dua jam setelah hujan berhenti. Perbedaan ini tidak lepas dari penerapan sistem polder, sebuah teknologi pengelolaan air yang dirancang khusus untuk kawasan dengan elevasi rendah dan berdekatan dengan laut.

Berbeda dengan sistem drainase konvensional yang mengandalkan aliran gravitasi, sistem polder bekerja secara aktif.

Air hujan dikumpulkan melalui jaringan kanal dan kolam penampungan, kemudian dipompa keluar kawasan secara terkontrol menuju laut agar tidak meluap ke area permukiman.

Konsultan manajemen air asal Belanda, Victor Coenen, menjelaskan bahwa sistem tersebut merupakan teknologi yang telah teruji di negaranya selama ratusan tahun.

“Sistem ini dikembangkan di Belanda sejak ratusan tahun lalu. Air hujan yang masuk kawasan dikumpulkan lebih dahulu, lalu dipompa keluar sehingga tidak menyebabkan banjir,” kata Victor.

Ia menambahkan, sistem polder yang diterapkan di kawasan PIK dirancang untuk menghadapi curah hujan ekstrem, termasuk skenario banjir dengan periode ulang hingga 100 tahunan.

Victor menuturkan bahwa hujan ekstrem yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi bukti langsung kemampuan sistem tersebut dalam kondisi cuaca ekstrem.
“Dalam 3 jam turun hujan setara 1 bulan curah hujan Jakarta, sekitar 350 milimeter. Meski demikian, sistem tetap berjalan dan kawasan ini relatif aman dari genangan besar,” ujarnya.

Pengamat tata kota Yayat Supriatna menilai penerapan sistem polder memang relevan bagi kawasan pesisir, terutama wilayah yang secara alami rentan terhadap banjir dan rob.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |