Heboh Isu 70 Ribu Motor Listrik untuk SPPG, Guntur Romli: Benar-benar Maling Berkedok Gizi

6 hours ago 7
Tangkapan layar motor untuk MBG

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kritik menohok kembali diarahkan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana dan anggotanya.

Kader PDIP, Mohamad Guntur Romli, bicara terkait fasilitas dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dianggap tidak sejalan dengan tujuan perbaikan gizi.

Ia menyinggung adanya pembagian motor listrik kepada pihak tertentu, sementara di sisi lain muncul laporan terkait kualitas makanan yang menjadi sorotan publik.

"Luar bisa fasilitas untuk MBG dan SPPG ini," ujar Guntur dikutip fajar.co.id, Selasa (7/4/2026).

Ia mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran di tengah kebijakan efisiensi.

"Bagi ketuanya dibagikan motor listrik, untuk anak-anak dan siswa berita yg beredar makanan beracun, berbelatung, berulat, busuk," tukasnya.

Lanjut dia, kebijakan pembagian motor listrik tidak selaras dengan situasi efisiensi anggaran.

"Di tengah efisiensi, BGN bagi-bagi motor listrik. Koar-koarnya sih BGN ini untuk perbaikan gizi, tapi hambur-hamburin duitnya di belajar motor," terangnya.

Guntur bilang, terdapat ketidaksesuaian antara tujuan program dan implementasinya di lapangan. "Benar-benar maling berkedok gizi," kuncinya.

BGN Klarifikasi Video Viral Gudang Motor Program MBG

Beberapa hari terakhir, viral video gudang berisi deretan sepeda motor berlogo BGN.

Kendaraan tersebut disebut-sebut berkaitan dengan program MBG dan memunculkan berbagai spekulasi di media sosial.

Menanggapi hal itu, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan penjelasan terkait pengadaan sepeda motor yang terlihat dalam video tersebut.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |