Menkeu Purbaya Beri Bocoran Kebijakan WFH untuk ASN dan Swasta

8 hours ago 6
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) yang akan segera diumumkan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) hingga 20 persen, meskipun angka tersebut masih berupa perkiraan dan belum pasti.

Kebijakan WFH dan Dampaknya Terhadap Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa keputusan terkait WFH sudah final dan bukan dirinya yang akan mengumumkan kebijakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa dampak kebijakan WFH tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi, terutama dalam konteks ekonomi nasional.

"Sudah diputuskan, nanti diumumkan, bukan saya yang ngomong, bukan saya (mengumumkan) nanti, Pak Menko Perekonomian," kata Purbaya di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan bahwa aktivitas ekonomi yang meningkat berpotensi mendorong penerimaan negara melalui pajak. Ia mencontohkan bahwa meskipun konsumsi BBM mungkin turun, kenaikan bisnis dan konsumsi secara umum akan meningkatkan penerimaan pajak sehingga pemerintah tetap diuntungkan.

"Hemat saya mungkin enggak di sananya, karena ekonomi aktifnya naik, bisnis naik cepat, konsumsi naik. Tapi kalau pajak saya juga naik, selaras dengan itu kan saya untung juga," jelasnya.

Pemilihan Hari Jumat untuk WFH dan Pertimbangan Produktivitas

Terkait rencana penerapan WFH pada hari Jumat, Purbaya menjelaskan bahwa pemilihan hari tersebut didasarkan pada upaya meminimalkan dampak terhadap produktivitas kerja. Jumat dipilih karena jam kerjanya paling pendek sehingga potensi kehilangan produktivitas dianggap paling kecil.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |