Napi korupsi yang juga mantan Kepala Syahbandar Kolaka, Supriadi terlihat di sebuah coffe shop bersama petugas Rutan Kendari, Selasa 14 April 2026. (Foto X)
FAJAR.CO.ID -- Video seorang narapidana kasus korupsi perizinan pertambangan nikel Supriadi terciduk sedang asyik nongkrong di coffee shop bersama petugas Rutan Kendari viral di media sosial, Selasa (14/4/2026)
Setelah video berdurasi 27 detik itu viral, Supriadi dijebloskan ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kendari. Supriadi sebelumnya ditahan di Rutan Kelas II A Kendari.
Kemunculan mantan Kepala Syahbandar Kolaka Supriadi yang kini menjadi narapidana kasus korupsi di sebuah coffee shop di Kendari, Sulawesi Tenggara, memicu perhatian luas.
Sosok Supriadi terlihat berjalan di trotoar mengenakan baju batik dan peci putih, didampingi petugas dari Rutan Kelas IIA Kendari.
Publik menyoroti Supriadi dan petugas Rutan Kendari, karena tangannya tidak diborgol. Muncul pula narasi video menyebut ia sempat menggelar pertemuan dengan pengusaha di sebuah coffee shop.
Berdasarkan informasi, Supriadi berada di ruang VVIP sebuah kedai kopi di Jalan Abunawas, Kecamatan Kadia, sejak sekitar pukul 10.00 WITA.
Supriadi diketahui menjalani pertemuan tertutup. Sekitar pukul 12.00 WITA, Supriadi sempat keluar untuk makan di warung yang berada di samping lokasi, lalu melanjutkan ibadah di masjid terdekat sebelum kembali.
Menanggapi polemik tersebut, Pelaksana Harian Kepala Rutan Kelas IIA Kendari La Ode Mustakim menjelaskan bahwa Supriadi keluar bukan untuk kegiatan pribadi, melainkan memenuhi agenda hukum.
Supriadi keluar dari tahanan untuk menghadiri sidang peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri (PN) Kendari dengan pengawalan petugas, Selasa (14/4).


















































