Pelatih Timnas Indonesia John Herdman pada pertandingan melawan Saint Kitts & Nevis dalam di FIFA Series 2026, Stadion GBK, Jumat (27/3/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Legenda sepak bola nasional Bambang Nurdiansyah angkat bicara soal wajah baru tim nasional Indonesia di bawah arahan pelatih anyar John Herdman. Mantan penyerang andalan era 1980-an yang akrab disapa Banur itu memberikan apresiasi atas perubahan karakter permainan yang mulai terlihat — meski tetap mengingatkan sejumlah aspek yang masih perlu dibenahi.
"Dalam waktu yang singkat, dia memberikan bentuk baru untuk cara bermain timnas. Sejauh ini bagus, ya," ujar Bambang di Jakarta, Kamis.
Penilaian positif Bambang bukan tanpa dasar. Perubahan yang paling mencolok, menurut dia, adalah kenyamanan skuad Garuda dalam mengalirkan operan-operan pendek — pola yang membuat timnas lebih dominan dalam penguasaan bola.
Hal itu terlihat jelas dalam dua laga yang sudah dijalani Herdman bersama timnas. Pertama, saat Indonesia menggilas St Kitts dan Nevis 4-0 dalam FIFA Series 2026 pada Jumat (27/3). Kedua, meski berujung kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria di laga final pada Senin (30/3), karakter permainan berbasis penguasaan bola itu tetap terbaca dengan jelas.
Baru Dua Laga, Masih Banyak Bahan Evaluasi
Kendati puas dengan arah yang ditunjukkan Herdman, Bambang — yang meraih medali emas SEA Games 1991 bersama timnas Indonesia — mengingatkan bahwa ini baru permulaan. Dua laga adalah sample yang terlalu kecil untuk mengambil kesimpulan final.
Masih banyak aspek yang perlu dievaluasi, dan Bambang meyakini tim kepelatihan yang dipimpin Herdman mampu mendeteksi kekurangan-kekurangan itu sambil terus mengasah seluruh kelebihan yang ada.

















































