Nakhoda Baru Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
Fajar.co.id, Makassar -- Dany Rahmat Muharram, seorang kader muda asal Bone, Sulawesi Selatan, resmi memegang tampuk pimpinan tertinggi Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
Ia ditetapkan sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat IPM untuk periode 2026-2028 dalam Muktamar XXIV yang digelar di Makassar pada 5 hingga 8 Februari lalu. Penetapan ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan organisasi pelajar terbesar di bawah naungan Muhammadiyah itu.
Proses Pemilihan dan Suara yang Melejit
Penetapan Dany berangkat dari hasil pemilihan formatur yang digelar pada Ahad, 8 Februari 2026, di Asrama Haji Embarkasi Makassar. Pemungutan suara dilakukan secara elektronik atau e-voting. Dari total 973 daftar pemilih tetap, tercatat 904 peserta yang menggunakan hak suaranya. Ada 69 peserta yang tak menggunakan hak pilih.
Pada penghitungan akhir, nama Dany yang maju dari PW IPM Sulawesi Selatan meraih suara tertinggi. Ia mengumpulkan 750 suara. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Ghufran Al Ghifary Kamiluddin dari PP IPM dengan 736 suara dan Umul Fatimah, juga dari PP IPM, yang meraih 718 suara.
Berikut adalah 13 nama formatur tetap berdasarkan peringkat hasil e-voting Muktamar tersebut:
- Dany Rahmat Muharram (750)
- Ghufran Al Ghifary Kamiluddin (736)
- Umul Fatimah (718)
- Radhi Nugraha (691)
- Muhammad Rizki Maulana (689)
- Rizki Anugrah Robby (686)
- Indri Narulita (665)
- Muhammad Syahrul Ilyas (662)
- Framanahadi (660)
- Muhammad Ade Tisna (653)
- Yudhistira Ananta (635)
- Tsabita Ikrima Al Arify (541)
- Riestu Fauzan Akbar (531)
Penyusunan Bidang dan Arah Kepemimpinan Baru
Usai penetapan, rapat formatur segera digelar untuk menyusun bidang umum dan menetapkan pimpinan inti. Tsabita Ikrima Al Arify akhirnya ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal, sementara Rizki Anugrah Robby dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara Umum. Rapat itu juga menyepakati jadwal pertemuan lanjutan guna menyusun struktur organisasi dan program kerja yang lebih detail.
Menyandang status baru sebagai Ketua Umum, Dany yang sebelumnya adalah Sekretaris Umum PW IPM Sulsel langsung menegaskan visinya. Ia menekankan bahwa IPM harus menjadi rumah besar bagi pelajar, sebuah gerakan yang tanggap menjawab tantangan zaman.
“IPM harus menjadi rumah besar pelajar yang menyalakan harapan: memperkuat kaderisasi, memperluas kontribusi, dan hadir menjawab problem nyata pelajar di sekolah maupun ruang sosial,” tegasnya.
Dany saat ini masih aktif menempuh pendidikan tinggi di Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Jejaknya di IPM cukup panjang, dimulai dari level daerah. Sebelum menduduki posisi di PW IPM Sulsel, pemuda ini pernah menjadi Ketua Umum Pimpinan Daerah IPM Kabupaten Bone.
Apresiasi dan Harapan dari Kader Daerah
Di sisi lain, Ketua Umum PW IPM Sulsel, Zul Jalali Wal Ikram, menyambut baik terpilihnya kader asal Sulawesi Selatan ini. Ia menyatakan rasa bangga sekaligus mengingatkan bahwa amanah yang diberikan muktamirin ini sangatlah besar.
“Kami mengapresiasi kepercayaan muktamirin kepada kader Sulawesi Selatan. Ini kebanggaan, sekaligus tanggung jawab besar untuk menjaga marwah gerakan dan memastikan IPM tetap dekat dengan kebutuhan pelajar,” ujar Zul.
Ia juga tak lupa menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan pelayanan dari IPM Sulsel selaku tuan rumah penyelenggara Muktamar. Menurutnya, terpilihnya Dany ini adalah momentum penting. Saatnya bagi IPM untuk berkonsolidasi, memperkuat kaderisasi, dan memastikan program-programnya benar-benar menyentuh kebutuhan nyata pelajar di seluruh penjuru daerah. (rls-sam/fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
















































