Imran Nahumarury
FAJAR.CO.ID - Kekalahan 0-2 dari Persib Bandung pada pekan ke-26 Super League 2025/2026 menempatkan Semen Padang FC dalam posisi sulit di peringkat ke-17 klasemen dengan 20 poin, membuat perjuangan mereka untuk keluar dari zona merah semakin menantang.
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menegaskan bahwa meskipun hasil ini mengecewakan, timnya tidak akan menyerah dan akan terus berjuang hingga akhir musim untuk memperbaiki posisi mereka.
"Kita akan terus berbenah dan berjuang sampai laga terakhir. Semua masih mungkin terjadi," jelas Imran saat ditemui usai pertandingan di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu malam (5/4).
Dalam pertandingan tersebut, Semen Padang gagal memanfaatkan peluang di kandang sendiri, sementara Persib tampil efektif dengan dua gol dari Ramon de Souza pada menit ke-32 dan 70 yang memastikan kemenangan tim tamu.
Imran pun mengakui bahwa masalah klasik penyelesaian akhir menjadi kendala utama timnya.
"Dalam sepak bola, bukan soal berapa banyak peluang, tapi berapa gol yang bisa kita cetak. Itu yang harus terus kita perbaiki," pungkasnya.
Meski demikian, pelatih asal Padang itu tetap memberikan apresiasi pada semangat juang para pemainnya yang telah berusaha keras menciptakan sejumlah peluang meski belum membuahkan gol.
"Saya bangga dengan perjuangan pemain. Ini pertandingan yang tidak mudah, tapi mereka sudah berusaha keras untuk menciptakan peluang," tambah Imran.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter dan masyarakat Padang yang telah memberikan dukungan penuh namun belum bisa mendapatkan hasil yang diharapkan.


















































