Elon Musk Tuding Penggerebekan Kantor X di Paris sebagai Serangan Politik

2 hours ago 2
Elon Musk

FAJAR.CO.ID, PARIS -- Pendiri SpaceX, Elon Musk mengecam langkah aparat Kejaksaan Kota Paris, Prancis atas penggerebekan yang dilakukan terhadap kantor X di Paris pada Selasa (3/2/2026).

Elon Musk lantas menuding penggerebekan kantor X di Paris oleh pihak berwenang Prancis sebagai tindakan yang kental nuansa politik dibanding penegakan hukum. Karena itu, dia tegas menyatakan penggerebekan itu sebagai serangan politik terhadap platform media sosial miliknya.

"Ini adalah serangan politik," kata Elon Muks di Platform media sosialnya Selasa.

Penipuan Algoritma dan Data

Sebelumnya pada Selasa pagi, pihak berwenang Prancis memanggil Elon Musk untuk wawancara sukarela karena jaksa kejahatan siber menggerebek kantor platform media sosialnya, X, di Paris, kata kantor kejaksaan pada hari Selasa.

Operasi tersebut, yang didukung oleh badan kepolisian Uni Eropa Europol, merupakan bagian dari penyelidikan kejahatan siber yang sedang berlangsung yang diluncurkan pada Januari 2025. Pihak berwenang sedang menyelidiki apakah algoritma X digunakan untuk mengganggu proses politik Prancis.

"Penggeledahan sedang dilakukan hari ini di kantor platform X di Prancis," ungkap pihak kantor kejaksaan mengkonfirmasi dalam pernyataan publik.

Tindakan Sewenang-Wenang

Dalam pernyataan terpisah, perusahaan tersebut menyatakan kekecewaan yang mendalam atas penggerebekan tersebut, menyebutnya sebagai tindakan sewenang-wenang dari penegak hukum.

"Kantor Kejaksaan Paris jelas berupaya untuk menekan manajemen senior X di Amerika Serikat dengan menargetkan entitas dan karyawan kami di Prancis, yang bukan fokus investigasi ini," bunyi pernyataan tersebut dilansir Al Mayadeen, Rabu (4/2/2026).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |