Kampus Milik Muhammadiyah Fasilitasi Rukyatul Hilal Pemerintah, Tetap Berpuasa Berdasarkan Kalender Global

8 hours ago 6
Suasana rukyatul Hilal Kemenag Sulsel di Kampus Unismuh Makassar sore tadi. (IST)

Fajar.co.id, Makassar – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar memastikan akan memulai puasa Ramadan besok, Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini mengikuti ketetapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang kini dipakai Muhammadiyah.

Namun di hari yang sama, kampus milik Muhammadiyah di Makassar tersebut justru menjadi tuan rumah kegiatan rukyatul hilal yang digelar pemerintah untuk menentukan awal bulan suci. Langkah ini diambil sebagai bentuk kerja sama dan toleransi meski metode yang digunakan berbeda.

Hilal di Makassar Masih di Bawah Ufuk

Dari puncak Menara Iqra lantai 18, pemantauan berlangsung sejak Selasa sore (17/2/2026). Suasana di Observatorium Unismuh cukup ramai, dihadiri perwakilan Kemenag, BMKG, MUI, dan sejumlah akademisi. Hasilnya? Hilal tak terlihat. Menurut data pengamatan, posisinya masih minus 1 derajat 5 menit di bawah ufuk.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, langsung memberikan penjelasan. “Wujud hilal masih dalam posisi negatif. Dengan kondisi ini, hampir mustahil untuk dirukyat dari wilayah Sulawesi Selatan,” ujarnya tegas.

Ia melanjutkan, pemerintah berpatokan pada kriteria MABIMS yang mensyaratkan ketinggian minimal 3 derajat. “Seluruh laporan daerah akan menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat malam ini. Kami mengajak masyarakat tetap menjaga persatuan meski terdapat perbedaan pandangan,” tambah Ali.

“Kami Hanya Fasilitator, Sikap Tetap pada KHGT”

Lantas, bagaimana menyikapi kontras ini? Wakil Rektor III Unismuh, Dr KH Mawardi Pewangi, menegaskan bahwa keterlibatan kampus murni bersifat fasilitatif. Mereka menyediakan tempat dan alat, bukan mengubah pendirian.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |