Timnas Indonesia Tomas Trucha
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - PSM Makassar kini berada dalam fase sulit dengan performa yang terus menurun, sehingga ancaman masuk zona degradasi semakin nyata. Tim berjuluk Juku Eja duduk di peringkat ke-13 klasemen Liga Super 2025/2026 dengan 23 poin, hanya berjarak delapan poin dari zona merah yang ditempati Semen Padang dan Persijap Jepara.
Masalah utama yang dihadapi PSM Makassar adalah lini depan yang belum maksimal, dipimpin oleh Alex Tanque dan rekan-rekannya. Hingga pekan ke-21, produktivitas gol PSM tercatat sangat rendah, hanya 23 gol, satu gol lebih banyak dari Persis Solo yang berada di posisi juru kunci klasemen.
Kondisi ini membuat peluang PSM untuk mengejar gelar juara yang kini dipegang Persib Bandung dengan 47 poin, sangat sulit diharapkan. Jarak poin PSM dengan Persib mencapai 24 poin, menunjukkan tantangan berat yang harus dihadapi.
Dalam dua pertandingan berikutnya, PSM akan menghadapi lawan-lawan berat yang berpotensi memperburuk posisi mereka di klasemen. Setelah melawan Dewa United, mereka akan bertandang ke Jakarta International Stadium untuk menghadapi Persija Jakarta pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 21.30 WITA.
Selanjutnya, pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 21.30 WITA, PSM akan bertemu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Duel ini sarat dengan nuansa emosional karena PSM akan berhadapan dengan dua mantan pelatihnya, Bernardo Tavares dan Paulo Renato, yang kini mengarsiteki Persebaya.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memulihkan mental pemain untuk menghadapi jadwal padat ke depan yang akan menuntut mereka bermain setiap empat hingga lima hari sekali.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































