Viral Satu Kelapa Muda untuk Dua Hari MBG, Prof Zainal Sindir: Wahai Antek-antek Asing, Bersatulah

8 hours ago 3
Tangkapan layar - pembagian MBG berupa satu buah kelapa mua

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) unggulan Presiden Prabowo Subianto di Kecamatan Palengaan kembali menjadi perhatian publik.

Pasalnya, sebanyak 2.030 siswa dikabarkan menerima satu butir kelapa muda untuk konsumsi selama dua hari.

Komentar Menohok Prof Zainal

Hal tersebut sontak menuai kritik dari berbagai kalangan, termasuk Pakar Hukum Tata Negara, Zainal Arifin Mochtar.

Melalui pernyataannya, Prof Zainal menyampaikan sindiran keras terhadap kondisi tersebut.

“Wahai antek-antek asing, profesor tukang kritik dan orang yang tak mau lihat bangsa ini maju, bersatulah!,” ujar Zainal dikutip fajar.co.id pada Minggu (15/2/2026).

Pernyataan itu pun memantik respons luas di media sosial, terutama terkait standar kelayakan gizi dalam program MBG.

Ahli Gizi MBG Dipertanyakan

Secara terpisah, Pegiat Medsos, Maria Alkaf, turut mempertanyakan kualitas dan pengawasan program tersebut.

“Astaghfirullah. Perlu dinotice gak sih ini SPPG-nya?” timpalnya.

Ia juga menyinggung aspek keilmuan dalam penyusunan menu. Apalagi, selama diketahui bahwa setiap dapur memiliki ahli gizi yang ditugaskan.

“Emang gak ada ahli gizinya kah? Masak dua hari makan 1 kelapa, gizinya dari mana?," tandasnya.

SPPG Diberikan Sanksi Teguran

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan, Hariyanto Rahmansyah Tri Arif, angkat bicara terkait polemik penyaluran menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menegaskan bahwa berdasarkan ketentuan yang berlaku, makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat wajib dalam kondisi siap saji.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |