Analisis Profesor Jiang: Geografi Pegunungan Jadi Kunci Amerika Serikat Bisa Kalah Perang dari Iran

6 hours ago 3

FAJAR.CO.ID - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali mengundang perhatian dunia, khususnya terkait potensi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai berisiko tinggi.

Profesor Jiang Xueqin, seorang analis geopolitik ternama, menegaskan bahwa faktor geografis Iran yang didominasi pegunungan menjadi aspek krusial yang dapat membuat Amerika Serikat mengalami kesulitan besar bahkan kalah dalam perang jika terlibat konflik langsung dengan Iran.

Menurutnya, medan pegunungan yang membentang luas seperti Pegunungan Zagros dan Alborz menyediakan benteng alami yang sangat sulit ditembus oleh pasukan asing, terutama dalam operasi darat. Kondisi ini membuat akses masuk ke wilayah Iran sangat terbatas dan memperlambat pergerakan kendaraan tempur berat seperti tank dan kendaraan lapis baja.

"Iran memiliki geografi yang sangat menguntungkan untuk pertahanan. Wilayahnya dipenuhi pegunungan yang bisa berfungsi sebagai benteng alami. Pasukan asing akan sangat sulit melakukan operasi darat di medan seperti itu," jelas Profesor Jiang saat membagikan analisanya melalui akun TikTok @jiangprofessor pada Selasa (10/3/2026).

Strategi Perang Asimetris dan Tantangan Logistik

Lebih lanjut, Profesor Jiang menyoroti potensi Iran memanfaatkan strategi perang asimetris dengan menyembunyikan fasilitas militer seperti bunker, gudang senjata, dan peluncur rudal di pegunungan yang sulit dijangkau. Taktik ini memungkinkan Iran melakukan serangan tak terduga dan melelahkan lawan dalam perang yang berkepanjangan.

"Di medan seperti itu, Iran bisa menyembunyikan senjata, peluncur rudal, dan pasukan mereka. Mereka bisa menyerang dari tempat yang tidak terduga dan membuat lawan kelelahan dalam perang jangka panjang," katanya.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |