BBM Subsidi Terancam Naik, Dema UIN Alauddin Usulkan Alihkan Anggaran MBG untuk Ringankan Beban Masyarakat

3 hours ago 3
Dema UIN Alauddin Usulkan Alihkan Anggaran MBG

FAJAR.CO.ID - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi berpotensi terjadi akibat lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa jika Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak mampu lagi mendanai subsidi BBM, pemerintah akan mempertimbangkan opsi menaikkan harga BBM subsidi untuk meringankan beban fiskal.

"Kalau memang anggarannya enggak kuat sekali, enggak ada jalan lain, kami berbagi dengan masyarakat sebagian. Artinya, ada kenaikan BBM," kata Purbaya saat ditemui di kantornya, Jumat (7/3/2026).

Realokasi Anggaran MBG Jadi Alternatif Subsidi BBM

Sementara itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Alauddin Makassar, Muh. Zulhamdi Suhafid, mengusulkan agar pemerintah mengalihkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke subsidi BBM demi menjaga daya beli masyarakat di tengah krisis energi global. Zulhamdi menilai bahwa anggaran MBG yang selama ini digunakan untuk kegiatan pendukung dapat dimanfaatkan sementara untuk subsidi BBM yang sangat dibutuhkan.

"Menurut saya, usulan anggaran MBG dialihkan ke subsidi memang seharusnya dilakukan, untuk memenuhi kebutuhan BBM yang sedang krisis akibat konflik timur tengah, apalagi sebagian impor BBM kita berasal dari kawasan konflik," jelasnya kepada fajar.co.id, Sabtu (7/3/2026).

Lebih lanjut, Zulhamdi menegaskan pentingnya mitigasi ketergantungan energi dari luar negeri agar harga BBM untuk masyarakat tetap terjangkau dan subsidi dapat berjalan efektif.

"Maka dari itu, perlu adanya upaya mitigasi oleh pemerintah menghadapi ketergantungan energi dengan negara lain, agar harga BBM untuk masyarakat tetap ada dan dapat disubsidi," bebernya.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |