Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) bakal terus menjalankan Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan. Muncul opsi makan bergizi dibagikan saat sahur.
Gagasan itu diungkapkan Kepala BGN Dadan Hindayana. Dia menyebut opsi itu tak diberlakukan di semua daerah.
Bahkan, Dadan menyebut ide itu hanya cocok diterapkan di daerah yang mayoritas warganya berpuasa. Karena sahur merupakan momen berkumpul dengan keluarga.
“Tidak memungkinkan karena waktu libur saja kan banyak pendapat kok, 'Libur kok ke sekolah?' gitu. Apalagi nanti sahur kok masa ngambil ke sekolah gitu. Jadi biasanya sahur kan momen bersama dengan keluarga," kata Dadan dalam wawancara bersama CNNIndonesia TV, dikutip fajar.co.id Senin (16/2/2026).
Walau demikian, dia membuka opsi tersebut diterapkan di pesantren. Mengingat siswa di pesantren yang mondok.
"Mungkin yang terbuka peluang adalah yang di pesantren. Nah, nanti yang di pesantren setelah jalan mungkin bisa melakukan evaluasi apakah sebaiknya sahur atau pada saat buka," tambahnya.
Dadan menilai penyaluran MBG tetap lebih mudah saat berbuka puasa dibandingkan saat sahur karena faktor persiapan dan keseragaman bangun dari penerima manfaat.
"Tapi menurut saya sih dari segi kemudahan, pasti berbuka akan lebih mudah dibandingkan sahur karena processing dan juga keseragaman bangun ya," kata Dadan.
Skema Penyaluran MBG Selama Ramadan
BGN sebenarnya telah menyiapkan empat skema penyaluran MBG selama bulan Ramadan. Itu disampaikan langsung oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat memberikan keterangan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
















































