Pemkot Denpasar
FAJAR.CO.ID, BALI — Jelang dibukanya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, Pemerintah Kota Denpasar sudah mengajukan formasi di penerimaan ini.
Secara spefisik, Pemkot Denpasar mengajukan formasi guru dalam perekrutan CPNS 2026.
Alasan mereka mengajukan formasi guru karena untuk menutupi kekurangan tenaga pendidik yang saat ini masih cukup tinggi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar I Wayan Sudiana, Senin (27/4/2026) lalu.
I Wayan mengungkap untuk pengusulan formasi yang diinginkan itu sudah diajukan dan kini tinggal menunggu kebijakan serta persetujuan dari pemerintah pusat.
“Formasi sudah kami ajukan, tahun ini fokus hanya untuk guru,” ujarnya.
Kekurangan Guru Sampai 326 Orang
Diungkap juga dan ini berdasarkan data yang menyebut ada kekurangan sampai sekitar 326 orang kebutuhan guru di Kota Denpasar.
Dari angka kebutuhan tersebut, ini diketahui sudah tersebar di berbagai jenjang pendidikan dan mata pelajaran.
Kebutuhan terbesar terdapat pada guru Bahasa Bali sebanyak 91 orang, disusul guru Agama Hindu 89 orang, serta guru kelas SD sebanyak 41 orang.
Belum lagi kebutuhan juga mencakup guru Penjasorkes 27 orang, guru Agama Islam 15 orang, dan guru Matematika 11 orang.
Sementara mata pelajaran lainnya seperti Bahasa Indonesia membutuhkan 10 orang, TIK 8 orang, Bahasa Inggris dan Bimbingan Konseling masing-masing 6 orang. Untuk kebutuhan lain, guru IPS dan PPKn masing-masing 7 orang, IPA 2 orang, serta guru kelas TK 2 orang.
Adapun guru Agama Kristen dibutuhkan 3 orang, Katolik 1 orang, sementara untuk Agama Buddha tidak terdapat kebutuhan.


















































