Di Tengah Maraknya Phishing dan Risiko Keamanan Finansial, IPOT Luncurkan xRDN: Cara Menabung Digital Gen Z dengan Bunga ±2% Berbasis Fondasi Keamanan

3 hours ago 3

FAJAR.CO.ID - Di era keuangan digital, risiko terbesar bagi masyarakat tidak lagi semata berasal dari fluktuasi pasar, melainkan dari uang yang tidak bekerja dan sistem penyimpanan dana yang tidak benar-benar aman. Maraknya kasus phishing, pembobolan akun keuangan, dan penyalahgunaan identitas digital menunjukkan bahwa risiko finansial kini lebih banyak datang dari sisi keamanan akses, bukan hanya dari pergerakan harga.

Selama ini, banyak platform keuangan berlomba menawarkan kemudahan transaksi dan fitur cepat, namun sering kali menempatkan keamanan sebagai lapisan tambahan. Ketika terjadi gangguan sistem atau manipulasi akses akun, nasabah justru menjadi pihak paling rentan. IPOT melihat bahwa di lanskap keuangan digital saat ini, keamanan tidak boleh menjadi fitur opsional keamanan harus menjadi fondasi sistem.

Berangkat dari prinsip tersebut, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) meluncurkan xRDN, sebuah cara menabung digital berbasis pasar modal yang dirancang untuk menjawab dua tantangan utama sekaligus: dana yang tidak produktif dan risiko keamanan digital yang rapuh. xRDN bukan hanya menawarkan potensi imbal hasil sekitar ±2%, jauh lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan bank konvensional pada umumnya, tetapi juga dibangun di atas filosofi “Security is IPOT Foundation.”

Dalam industri sekuritas, sebagian besar Rekening Dana Nasabah (RDN) maupun tabungan bank hanya memberikan imbal hasil sekitar 0,02%–0,2% per tahun. xRDN hadir sebagai alternatif yang lebih produktif bagi dana parkir investor, tanpa mengorbankan aspek perlindungan sistem dan akses akun.

Kepercayaan terhadap pendekatan ini terlihat jelas saat gejolak pasar pada akhir Januari lalu. Di tengah meningkatnya volatilitas dan sikap defensif investor, IPOT justru mencatat masuknya dana investor dalam skala triliunan rupiah ke dalam ekosistem xRDN, menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kombinasi produktivitas dana dan kekuatan fondasi keamanan IPOT.

Dari sisi keamanan, xRDN dirancang dalam ekosistem yang tidak bergantung pada satu lapisan sistem semata. Jika terjadi gangguan pada sistem eksternal seperti perbankan, dana nasabah tetap berada dalam struktur yang terisolasi dan aman. Lebih jauh, IPOT menerapkan sistem keamanan 3-lapis yang memastikan bahwa sekalipun pengguna menjadi korban phishing, akun saham tetap terkunci dan tidak dapat disalahgunakan secara sepihak. Pendekatan ini menempatkan perlindungan akun sebagai prioritas utama, bukan sekadar kecepatan transaksi.

Bagi investor pasar modal, xRDN berfungsi sebagai cash asset strategis: likuid, lebih produktif, dan disiapkan dengan asumsi terburuk bahwa risiko phishing dan hacking adalah ancaman nyata. Sementara bagi penabung bank dan masyarakat digital, xRDN menawarkan cara menabung Gen Z yang lebih relevan dengan tantangan zaman, imbal hasil lebih tinggi, likuiditas terjaga, dan sistem keamanan yang dibangun sejak awal.

IPOT menegaskan bahwa xRDN bukan instrumen spekulatif dan tidak menjanjikan imbal hasil tetap. xRDN dikelola sesuai regulasi pasar modal Indonesia dengan prinsip transparansi dan perlindungan investor. Namun satu hal ditegaskan: di era keuangan digital, platform yang tidak menempatkan keamanan sebagai fondasi akan semakin ditinggalkan, terlepas dari seberapa cepat atau populernya mereka.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |