Ferdinand Geram Lihat Ulah Abu Janda saat Debat dengan Prof Ikrar dan Feri Amsari: Ini Perilaku Buruk dan Barbar

13 hours ago 9

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Peristiwa diusirnya pegiat media sosial Abu Janda dari acara diskusi televisi 'Rakyat Bersuara' tidak berhenti menuai beragam reaksi.

Teranyar, kritik datang dari politikus PDIP, Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand menganggap sikap Abu Janda dalam forum tersebut tidak pantas ditampilkan di ruang publik, terlebih dalam siaran yang disaksikan luas oleh masyarakat.

Tidak Layak Ditampilkan di Televisi

Ferdinand menegaskan bahwa tindakan Abu Janda dalam forum diskusi tersebut tidak mencerminkan etika yang seharusnya dijaga dalam debat publik.

“Saya pikir memang apa yang dilakukan Abu Janda sangat tidak patut, tidak layak," ujar Ferdinand kepada fajar.co.id, Jumat (13/3/2026).

Lanjut dia, perilaku tersebut menjadi sorotan karena acara tersebut disiarkan secara luas kepada masyarakat.

“Apalagi itu kan ditonton oleh jutaan masyarakat Indonesia," ucapnya.

Program Populer Pengganti ILC

Ferdinand juga menyinggung posisi program 'Rakyat Bersuara' yang saat ini cukup populer di kalangan pemirsa televisi.

Ia menekankan bahwa acara tersebut memiliki peran penting dalam menghadirkan ruang diskusi publik sejak program Indonesia Lawyers Club (ILC) tidak lagi tayang.

“Rakyat Bersuara ini program televisi yang cukup populer saat ini setelah ILC tidak lagi tayang," sebutnya.

“Rakyat Bersuara ini kan hadir mengisi kekosongan apa yang ditinggalkan ILC zaman dulu," tambahnya.

Minta Abu Janda Diblacklist dari Televisi

Melihat kejadian tersebut, Ferdinand bahkan menyarankan agar Abu Janda tidak lagi diundang dalam program televisi.

Menurutnya, tindakan tersebut perlu menjadi pembelajaran agar ruang diskusi publik tetap menjaga etika.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |