Gara-gara Isu Boikot, Timnas Jerman Nyaris Tertahan di Gerbang Piala Dunia 2026

3 hours ago 5
Timnas Jerman. (INT)

Fajar.co.id, Jerman -- Isu boikot Piala Dunia 2026 nyaris membuat Timnas Jerman absen dari pesta sepakbola terbesar dunia itu. Ancaman itu muncul dari dalam negeri sendiri, menyusul kontroversi kebijakan Amerika Serikat di era kepemimpinan Donald Trump.

Berbagai kelompok, mulai dari suporter hingga sejumlah tokoh sepakbola Jerman, ramai-ramai menyerukan boikot dan bahkan mendesak pencabutan status tuan rumah AS.

DFB Tegaskan: Boikot Bukan Opsi

Merespon gelombang protes yang mengancam partisipasi timnasnya, Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) akhirnya angkat bicara. Setelah rapat Dewan Presiden, mereka mengambil sikap tegas.

Presiden DFB, Bernd Neuendorf, menegaskan bahwa wacana boikot hanyalah opini pribadi dan sama sekali tidak mewakili sikap resmi federasi.

“Dewan Presiden DFB sepakat bahwa diskusi terkait isu politik dan olahraga sebaiknya dilakukan secara internal, bukan di ruang publik,” bunyi pernyataan resmi mereka yang dirilis Rabu (4/2/2026).

Intinya, boikot tidak masuk dalam agenda pembahasan. Mereka memilih jalur diplomasi tertutup.

Kunci Keputusan Ada di Tangan FIFA

Lalu, siapa sebenarnya yang berwenang dalam situasi seperti ini? Menurut pengamat industri olahraga, Profesor Simon Chadwick, jawabannya jelas: FIFA. Bukan pemerintah tuan rumah, apalagi kelompok suporter. FIFA memegang kendali penuh atas segala aspek turnamen, mulai dari keamanan, siaran, hingga kemitraan.

“Ini adalah keputusan FIFA, bukan keputusan pemerintah atau kelompok suporter,” ungkapnya seperti dilansir sportbible.

Pandangan ini sedikit memberi perspektif berbeda. Soal boikot atau tidak, akhirnya kembali ke meja hijau di markas besar sepakbola dunia tersebut.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |