Platform Emas Digital China Gagal Bayar, Ustaz Putra Ungkap dalam Islam Sudah Ada Peringatan untuk Tidak Mencicil Emas

3 hours ago 5
Suasana kepanikan warga di China akibat investasi emas digital kolaps.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Platform jual beli emas asal China JieWoRui (JWR) mengalami gagal bayar. Ustaz Putra Pradipta mengingatkan kembali pesan Allah SWT terkait perkara ini.

Pendakwah yang tengah naik daun ini mengungkapkan, kejadian tersebut sedianya bisa dihindari. Pasalnya, sejak ribuan tahun lalu sudah diingatkan.

“1.400 tahun yang lalu, Allah SWT melalui rasulnya, sudah mengabarkan kepada kita terkait aturan jual beli yang benar,” kata Putra dikutip dari unggahannya di media sosial, Rabu (4/2/2026).

Hal tersebut, kata dia, berlaku untuk emas. Bahwa emas mestinya dibeli dengan kontan, tidak dicicil.

“Di antaranya jual beli emas yang harus dibayar kontan sesuai takarannya,” ucapnya.

“Karena pasti ada hikmah di baliknya,” sambung Putra.

Dia juga menyinggung lembaga perbankan dengan klaim syariah. Seperti bank syariah dan lembaga keuangan syariah.

“Jangan percaya dengan embel-embel Bank Syariah, lembaga keuangan syariah, atau platform digital yang menawarkan pembelian emas dengan cara dicicil,” terangnya.

Di sisi lain, menurutnya perlu mencermati kondisi saat ini. Mengingat ketersediaan emas yang menipis di tengah permintaan yang tinggi.

“Apalagi sekarang ini permintaan semakin meningkat, sementara persediaan menipis, tapi penawaran tetap,” ujarnya.

“Yang rugi bisa jadi ratusan ribu bahkan jutaan orang,” tambahnya.

Kronologis Gagal Bayar JWR

Kasus ini mencuat seiring lonjakan harga emas global dan fomo serok emas oleh masyarakat, yang justru berujung pada krisis likuiditas dan dugaan kebangkrutan perusahaan.

Nilai kerugian diperkirakan mencapai puluhan miliar dolar AS dan memicu kekhawatiran global terhadap keamanan investasi emas digital.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |