Jika Hassan Khomeini Memimpin, Iran Bisa Alami Lompatan Revolusioner

10 hours ago 4
Cucu Ali Khamaini, Hassan Khomeini

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kritikus politik Faizal Assegaf turut bicara mengenai sosok yang dianggap berpeluang menjadi penerus kepemimpinan tertinggi Iran pasca wafatnya Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat.

Dikatakan Faizal, salah satu figur yang patut diperhitungkan adalah Sayyid Hassan Khomeini, cucu pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Sosok Hassan Khomeini

Faizal menyebut nama Sayyid Hassan Khomeini sebagai tokoh strategis yang diprediksi berpotensi menggantikan posisi mendiang Sayyid Ali Khamenei.

“Sayyid Hassan Khomeini, cucu pendiri Republik Islam Iran,” ujar Faizal dikutip fajar.co.id, Senin (2/3/2026).

Ia menuturkan, figur tersebut memiliki kapasitas dan rekam jejak yang tidak bisa dipandang sebelah mata dalam dinamika politik Iran.

“Salah satu tokoh strategis yang diprediksi akan menggantikan mendiang Sayyid Ali Khamenie,” katanya.

Dinilai Tegas dan Visioner

Lebih lanjut, Faizal menganggap kepemimpinan Hassan Khomeini dikenal luas dengan karakter yang kuat.

“Jejak kepemimpinannya dikenal sangat tegas dan visioner,” sebutnya.

Ia bahkan memprediksi, jika benar dipercaya memimpin Iran, akan ada perubahan signifikan dalam arah kebijakan negara tersebut.

“Bila yang bersangkutan diberi amanah memimpin Iran, maka akan terjadi lompatan revolusioner. Semoga!,” kuncinya.

Strategi Suksesi dan Kandidat Utama Pengganti Khamenei

Menurut laporan New York Times, pengganti Khamenei haruslah seorang ulama dan cendekiawan Syiah senior yang ditunjuk oleh Majelis Pakar, komite ulama yang berwenang memilih pemimpin tertinggi.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |