Kapal Perang Iran Ditorpedo Kapal Selam AS, Tifatul Sembiring: Jelas Melanggar Hukum Internasional…

8 hours ago 5
Tifatul Sembiring

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Kapal perang Iran, IRIS Dena dilaporkan karam usai dihantam torpedo kapal selam milik Amerika Serikat (AS). Hal itu menuai kritik.

Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera, Tifatul Sembiring salah satu yang menyoroti. Mengingat aktivitas kapal Iran itu baru saja pulang menghadiri kegiatan internasional.

“Kapal selam Amerika mentorpedo kapal Iran yang habis menghadiri event internasional di perairan bebas, Srilanka,” kata Tifatul dikutip dari unggahannya di X, Selasa (10/3/2026).

Apalagi, kata dia, posisinya sangat jauh. Jika diukur dari lokasi peperangan Iran-AS dan Israel.

“Posisinya 3.900 Km jauh dari lokasi peperangan,” terangnya.

Menurut Tifatul, hal tersebut jelas melunggar hukum internasional.

“Ini jelas melanggar hukum internasional.
Menurut Trump ini sah-sah sajakah? Benar kata pak JK, ini orang gila,” pungkasnya.

Terkena Torpedo

Insiden berdarah di tengah laut ini tak hanya menewaskan puluhan pelaut, tapi juga menyulut api kemarahan besar dari Teheran yang berpotensi menyeret Israel ke dalam pusaran konflik regional yang lebih luas.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, langsung bereaksi keras. Dengan nada geram, ia menyebut aksi militer AS ini sebagai tindakan brutal dan pengecut.

"Amerika Serikat telah melakukan kekejaman di laut, sekitar 2.000 mil dari pantai kami," kecam Araghchi.

Padahal, menurutnya, fregat IRIS Dena saat itu tengah menjadi 'tamu' Angkatan Laut India usai latihan gabungan di Teluk Benggala.

Kapal yang mengangkut 130 pelaut itu diserang tiba-tiba saat melintas di perairan internasional.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |