Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadan: Peluang Emas Raih Lailatul Qadar dan Keberkahan

9 hours ago 4

FAJAR.CO.ID - Sepuluh hari terakhir Ramadan menjadi momen paling mulia dan penuh keberkahan bagi umat Islam di seluruh dunia. Pada periode ini, terdapat malam Lailatul Qadar yang disebut dalam Al-Qur'an memiliki nilai ibadah lebih baik dari seribu bulan. Malam istimewa ini diyakini jatuh pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar dan Anjuran Memperbanyak Ibadah

Malik, seorang ulama, menegaskan bahwa pahala yang diperoleh dari amal ibadah pada malam Lailatul Qadar sangat besar sehingga umat Muslim dianjurkan memanfaatkan waktu ini dengan maksimal. "Amal yang dilakukan pada malam tersebut akan mendapatkan pahala yang sangat besar," katanya saat ditemui.

Sementara itu, 10 hari terakhir Ramadan juga menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah seperti salat malam atau qiyamul lail, membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, dan bersedekah. Para ulama menyebutkan bahwa pahala ibadah yang dilakukan pada periode ini sangat besar karena bertepatan dengan waktu yang penuh keberkahan.

Teladan Rasulullah dalam Meningkatkan Ibadah

Lebih lanjut, dalam berbagai hadis dijelaskan bahwa Rasulullah Muhammad SAW selalu meningkatkan ibadahnya ketika memasuki 10 hari terakhir Ramadan. Beliau juga membangunkan keluarganya untuk beribadah dan menghidupkan malam dengan salat serta doa.

"Rasulullah memberikan contoh nyata agar kita memanfaatkan waktu tersebut sebaik mungkin," terangnya.

I’tikaf dan Doa Mustajab di Waktu Terbaik

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada 10 hari terakhir Ramadan adalah i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid dengan tujuan fokus beribadah kepada Allah. Amalan ini dilakukan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah sekaligus mencari malam Lailatul Qadar.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |