Kritik Saran Jusuf Kalla agar Prabowo Temui Trump, Ferry Koto: Tak Semudah itu

4 hours ago 5
Jusuf Kalla

FAJAR.CO.ID - Konflik antara Amerika Serikat dan Iran bukan sekadar perselisihan regional yang mudah diselesaikan melalui pertemuan antar pemimpin negara. Pegiat media sosial Ferry Koto menilai saran Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, agar Presiden Prabowo Subianto menemui Presiden AS Donald Trump guna menghentikan serangan terhadap Iran, tidaklah sederhana.

"Kalau yang bermasalah misalnya Thailand menyerang Kamboja, mungkin saran seperti itu pas. Tapi dalam kasus ini berbeda," katanya saat ditemui di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Serangan AS ke Iran Bagian dari Doktrin Keamanan Nasional

Ferry menjelaskan bahwa serangan yang dilakukan pemerintahan Trump terhadap Iran, serta sebelumnya terhadap Venezuela dan Kuba, merupakan bagian dari doktrin keamanan nasional Amerika Serikat. Menurutnya, pemerintah AS memandang tindakan tersebut sebagai upaya melindungi keamanan dalam negeri mereka, terutama dengan tujuan melumpuhkan program nuklir Iran yang dianggap berbahaya bagi rakyat Amerika.

"Tidak sedikit rakyat AS yang memiliki pandangan sama dengan pemerintahnya, bahwa menyerang negara lain bisa dianggap sebagai bagian dari kepentingan keamanan domestik," bebernya.

Tekanan dari Pihak Luar Sulit Mengubah Sikap Washington

Lebih lanjut, Ferry menilai tekanan atau saran dari pihak luar, termasuk dari pemimpin negara lain, kemungkinan besar tidak akan banyak memengaruhi keputusan Washington. Bahkan, Sekretaris Jenderal PBB yang berulang kali mengecam kebijakan Amerika Serikat pun belum tentu mampu mengubah sikap tersebut.

Karena itu, Ferry menegaskan bahwa langkah agar Presiden Prabowo menemui Presiden AS untuk menghentikan konflik bukanlah hal yang mudah dilakukan.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |