Mahfud MD Bandingkan TNI dengan Polri Tangani Kasus Penyiraman Air Keras: Giliran TNI Harus Profesional dan Transparan

7 hours ago 6
Eks Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Eks Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD membandingkan Polri dengan TNI. Dalam menangani kasus penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus.

Dia menyebut diirnya sejak awal yakin dengan Polri bisa menangani kasus tersebut. Terutama dalam mengungkap pelaku.

“Sejak awal terjadinya penyiraman air keras terhatap Andrie Yunus saya yakin Polri bisa cepat mengungkap pelakunya,” kata Mahfud dikutip dari unggahannya di X, Kamis (19/3/2026).

Itu, kata dia, terbukti. Mengingat dua hari setelah peristiwa sudah bisa mengungkap pelakunya.

“Saya tahu Polri amat profesional dalam kasus seperti ini. Benar, hanya 2 hari setelah itu Polri dapat mengungkap,” imbuhnya.

Berangkat dari hal itu, dia menantang TNI. Agar berlaku demikian dengan Polri.

“Kini giliran TNI yang harus juga profesional dan transparan dalam membawa ke pengadilan,” terangnya.

Empat Personel Diamankan di Puspom TNI

Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat personel yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Mereka kini berada dalam proses pemeriksaan lanjutan.

"Jadi, sekarang yang diduga keempat tersangka ini sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan," kata Komandan Puspom TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto.

Penahanan ini menjadi langkah awal untuk mengurai peran masing-masing dalam peristiwa yang menimpa Andrie Yunus.

Yusri juga memastikan bahwa keempat personel tersebut berasal dari satu unit yang sama, yakni Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |