MBG Tetap Jalan saat Sekolah Diminta Belajar Online, Akademisi UI: Kebijakan Apa Ini?

10 hours ago 8
Menu MBG bulan Ramadhan yang sempat viral dan ramai kritikan.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Wacana pemerintah yang disebut akan menerapkan sistem pembelajaran daring di sekolah mulai April 2026 menuai perhatian publik.

Di saat yang sama, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, sehingga dianggap sebagian kalangan sebagai kebijakan yang membingungkan.

Akademisi dari Universitas Indonesia, Ronnie H. Rusli, menjadi salah satu pihak yang mengkritisi kebijakan tersebut.

Ia menyampaikan pandangannya terhadap keberlanjutan program MBG di tengah rencana pembelajaran online.

Sebut MBG Tidak Tepat Sasaran

Ronnie mengatakan bahwa program MBG tidak memberikan dampak besar bagi apa yang digembor-gemborkan dan justru menjadi pemborosan.

“Jelas MBG ini makan percuma cuma jadi tai,” ujar Ronnie dikutip fajar.co.id, Sabtu (21/3/2026).

Ia bahkan menyebut program tersebut berpotensi membentuk ketergantungan masyarakat terhadap bantuan pemerintah.

“Dibuang di jamban bikin rakyat Indonesia jadi rakyat pemalas. Menjadi seperti binatang tunggu dikasih makan,” sebutnya.

Tuding Pemerintahan Prabowo Paling Buruk

Lebih jauh, Ronnie juga melontarkan kritik menohok terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah Prabowo ini yang terburuk buat Indonesia sejak merdeka,” tegasnya.

Singgung Kebijakan Ekonomi

Selain itu, ia turut menyinggung kebijakan pemerintah yang dikaitkan dengan dukungan terhadap pihak luar negeri.

“Malah kasih uang sama pemerintah Amerika di BoP apa ini Presiden yang waras?," kuncinya.

Sistem Pembelajaran Daring Mulai April 2026

Sebelumnya, Pemerintah berencana menerapkan sistem pembelajaran online di sekolah mulai April 2026.

Kebijakan siswa kembali belajar online atau belajar daring sebagai bagian dari upaya efisiensi energi nasional, khususnya untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |