Menag Luruskan Ucapan soal ‘Tinggalkan Zakat’, Gus Umar: Anda Jangan Bikin Statement Seenaknya

12 hours ago 5
Kader PKB, Umar Hasibuan alias Gus Umar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama, Prof Nasaruddin Umar akhirnya angkat bicara setelah pernyataannya soal zakat menuai polemik dan protes di ruang publik.

Melalui pernyataan klarifikasi, Nasaruddin menyampaikan permohonan maaf atas ucapannya yang dinilai menimbulkan kesalahpahaman.

“Saya Nasaruddin Umar memohon maaf atas pernyataan saya yang terkait dengan zakat yang telah menimbulkan mungkin kesalahpahaman sebagian orang,” ujar Nasaruddin dikutip pada Minggu (1/3/2026).

Ia menyebut, polemik itu terjadi terutama karena sebagian pihak tidak mengikuti forum secara utuh saat dirinya berbicara dalam Sarasehan 99 Ekonomi Syariah.

“Terutama yang tidak hadir pada forum acara yang forum zakat itu ya,” sebutnya.

Tegaskan Zakat Tetap Wajib

Nasaruddin menegaskan, tidak pernah ada niat untuk menegasikan kewajiban zakat dalam Islam.

“Saya perlu tegaskan sekali lagi ya bahwa zakat itu fardu 'ain dan rukun Islam yang wajib kita tunaikan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, maksud pernyataannya adalah ajakan melakukan reorientasi dalam pengelolaan dana umat, agar tidak semata-mata berorientasi pada zakat.

“Maksud pernyataan saya dalam Sarahsehan 99 Ekonomi Syariah itu adalah ajakan untuk melakukan reorientasi pengelolaan dana umat dari sekedar hanya zakat oriented,” jelasnya.

Menurutnya, ada banyak instrumen ekonomi syariah yang bisa dioptimalkan selain zakat.

“Zakat semuanya serba zakat sebagai kewajiban dasar menuju optimalisasi beragam instrumen gitu kan, baik wakaf, infaq, sedekah jariyah, hibah, wasiat, luqathah, ghanimah, mudharabah, musyarakah, ada 27 itu,” imbuhnya.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |