Mengakhiri Tuberkulosis: Peran Negara dan Kekuatan Masyarakat

6 hours ago 4
Dr.dr. Nurjannah Lihawa,Sp.P(K), Dokter Spesialis Paru dan Konsultan Infeksi Paru RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo/Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin

Hari Tuberkulosis Sedunia 2026

Oleh: Dr.dr. Nurjannah Lihawa,Sp.P(K), Dokter Spesialis Paru dan Konsultan Infeksi Paru RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo/Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin

Setiap tanggal 24 Maret, dunia memperingati World Tuberculosis Day (Hari Tuberkulosis Sedunia). Momentum ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu penyakit menular paling mematikan di dunia. Meskipun pengobatan telah tersedia sejak lama, jutaan orang masih terinfeksi setiap tahun dan ratusan ribu meninggal akibat penyakit ini.

Tahun 2026, peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia mengusung tema “End TB! Lead by Countries. Powered by People.” Tema ini menegaskan bahwa upaya mengakhiri TB membutuhkan kepemimpinan yang kuat dari negara, sekaligus keterlibatan aktif masyarakat. Tanpa kolaborasi keduanya, target eliminasi TB akan sulit tercapai.

Bagi Indonesia, pesan ini menjadi sangat relevan. Indonesia masih termasuk negara dengan jumlah kasus TB tertinggi kedua di dunia. Oleh karena itu, peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyakit ini.


Tuberkulosis Masih Menjadi Ancaman

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang paling sering menyerang paru-paru. Namun pada kondisi tertentu, kuman TB juga dapat menyerang organ lain seperti kelenjar getah bening, tulang, ginjal, bahkan selaput otak.

Penularan TB terjadi melalui udara. Ketika penderita TB paru yang belum diobati batuk, bersin, atau berbicara, percikan kecil yang mengandung kuman TB dapat terhirup oleh orang lain di sekitarnya. Penularan lebih mudah terjadi pada lingkungan yang padat dengan ventilasi yang kurang baik.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |