Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menargetkan membangun 150 Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) setiap tahun.
Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) dinilai dapat mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini juga menjadi bagian dari pengembangan organisasi TNI yang tidak hanya berfokus pada pertahanan, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung pembangunan bersama masyarakat.
Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin memantau langsung progres pembangunan Yonif TP 887/KTM di Desa Slaharwotan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Rabu (29/4/2026).
Menhan Sjafrie menilai keberadaan Yonif TP atau Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 887/KJM akan sangat berdampak pada kesejahteraan masyarakat, utamanya yang bersentuhan dengan sektor pangan.
"Kehadiran Yonif TP 887/KJM di Lamongan bukan hanya untuk pertahanan, tapi juga untuk membantu rakyat. Prajurit akan terlibat dalam program ketahanan pangan, penanggulangan bencana, dan pembinaan wilayah,” ujar Menhan Sjafrie, Rabu (29/4).
Menhan memastikan bahwa seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan bisa segera beroperasi lengkap dengan berbagai perangkat dan bangunan seperti barak prajurit, lapangan, hingga lahan ketahanan pangan yang terintegrasi dengan satuan.
Lebih jauh, Menhan Sjafrie mengungkap bahwa alasan pemilihan Kabupaten Lamongan sebagai lokasi markas Yonif TP sudah tepat dan sesuai dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan potensi yang dimiliki kota Soto.


















































