Menteri PPPA Minta Maaf Soal Usulan Gerbong Wanita, Das’ad Latif: Belajarlah Bicara

12 hours ago 10
Das’ad Latif

FAJAR.CO.ID — Pernyataan soal “gerbong wanita di tengah” usai kecelakaan maut di Bekasi Timur terus menuai sorotan. Kali ini, kritik datang dari Das'ad Latif.

Lewat unggahan di Instagram, Das’ad Latif menyentil keras pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, yang dinilai memicu polemik.

“SOLUSI! KECELAKAAN ‘Perempuan ditempatkan di tengah’, apa iyya sih?” tulisnya, Kamis (30/4/2026).

Tak berhenti di situ, Das’ad juga mengingatkan pentingnya kemampuan komunikasi bagi pejabat publik.

“Sekali lagi, pejabat publik belajarlah bicara baik dan benar, biar tidak gaduh. Public speaking itu bisa dipelajari. BELAJARLAH,” tegasnya.

Sebelumnya, Arifah Fauzi telah menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang dianggap kurang tepat di tengah suasana duka.

“Saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya korban dan keluarga korban,” ujarnya.

Ia menegaskan tidak ada niat mengabaikan keselamatan penumpang lain.

“Fokus utama kita adalah keselamatan, penanganan korban, serta empati kepada seluruh keluarga yang terdampak,” tambahnya.

Berdasarkan data Polda Metro Jaya, kecelakaan tragis ini mengakibatkan:

  • 16 orang meninggal dunia
  • 84 orang luka-luka

Sebanyak 163 unit ambulans dikerahkan dalam penanganan darurat, melibatkan PSC 119, RSUD, puskesmas di Bekasi, hingga dukungan PMI, Polri, dan relawan.

Daftar 16 Korban Meninggal
Berikut daftar 16 korban meninggal akibat kecelakaan kereta di Bekasi:

  1. Tuti Aditasari, 31 tahun alamat Cikarang Barat Bekasi
  2. Harum Anjasari, 27 tahun, alamat Cipayung Jakarta Timur
  3. Nur Alimantun Citra Lestari, 19 tahun, alamat Pasar Jambi
  4. Farida Utami, 50 tahun, alamat Cibitung Bekasi
  5. Vica Agnia Fratiwi, 23 tahun, alamat Cikarang Barat
  6. Ida Nuraida, 48 tahun, alamat Cibitung Bekasi
  7. Dita Septia Wardany, 20 tahun, alamat Cibitung Bekasi
  8. Fatmawati Rahmayani, 29 tahun, alamat Bekasi Selatan
  9. Arinjani Novita Sari, 25 tahun, alamat Tambun Selatan, Bekasi
  10. Nur Ainia Eka Rahmadhynna, 23 tahun, alamat Tambun Selatan, Bekasi
  11. Nuryati (P) – 07 Januari 1985 (41 tahun)
  12. Nur Caela (P) – 17 Mei 1986 (39 tahun)
  13. Engar Retno Krisjayanti (P) – 14 Maret 1991 (35 tahun).
  14. Ristuti Kustirahayu
  15. Adelia Rifani
  16. Mia Citra (P) 25 tahun.
Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |