Minta Bantuan Sejumlah Negara, Trump Kewalahan Taklukkan Selat Hormuz, Iran Syaratkan Transaksi Pakai Yuan

13 hours ago 7
Selat Hormuz

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kabarnya meminta bantuan ke beberapa negara terkait konflik yang mereka hadapi saat ini dengan Iran.

Dilansir BBC, Minggu (15/3/2026), Trump mendesak Inggris dan negara-negara lain untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz

Desakan ini diminta oleh Donald Trump untuk bantuan agar bisa mengamankan jalur pelayaran dari Timur Tengah.

Trump mengatakan dia berharap China, Prancis, Jepang, dan Korea Selatan juga mengirimkan kapal ke selat tersebut, di mana sejumlah kapal tanker dilaporkan telah diserang sejak AS dan Israel melancarkan perang melawan Iran dua minggu lalu.

Padahal sebelumnya, Trump sempat memberikan pernyataan dan mengklaim telah membuat Iran melemah dan perang katanya bakal berakhir.

Sikap Inggris

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan sedang membahas 'berbagai opsi untuk memastikan keamanan pelayaran di kawasan tersebut' dengan sekutu mereka.

Iran sendiri bersumpah akan terus memblokir selat yang merupakan jalur pelayaran minyak tersibuk di dunia yang biasanya dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Penegasan Iran Soal Penutupan Selat Hormuz

Pemerintah Iran kabarnya kembali mengambil langkah tegas disituasi penting ini.

Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei memberi perintah agar jalur perdagangan minyak yaitu Selat Hormuz untuk tetap ditutup.

Ia meminta jajarannya serius memblokade Selat Hormuz dari kapal-kapal yang melintas.

Dilansir AFP, pernyataan tersebut disampaikan Mojtaba Khamenei setelah berhari-hari tak muncul ke publik karena disebut terluka terkena serangan udara. Ia menyampaikan pernyataannya dengan tegas.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |