Morotai Disiapkan Jadi Pangkalan Militer, RI-Australia Akan Gelar Latihan Bersama

12 hours ago 7
Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri (PM) sekaligus Menhan Australia Richard Marles di Kemhan, Jakarta pada Kamis (12/3/2026).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri (PM) sekaligus Menhan Australia Richard Marles di Kemhan, Jakarta pada Kamis (12/3/2026).

Dalam pertemuan tertutup, keduanya membahas berbagai isu termasuk implementasi Jakarta Treaty, yang akan memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara.

Sjafrie menuturkan, aspek penting dalam memperkuat hubungan bilateral ini tidak hanya melalui latihan bersama. Kedekatan antarpersonal juga vital.

“Pertemuan bilateral yang intinya adalah mengakselerasi Jakarta Treaty, yaitu bagaimana implementasi pertahanan kita tingkatkan,” ujarnya.

"Tadi kita bicara cukup lama. Kami merasa lebih dekat karena ternyata satu kenyataan bahwa hubungan negara dengan negara itu sangat tergantung pada hubungan personal dengan personal di dalam negara atau institusi itu,” sambungnya.

Sjafrie dan Marles turut menyaksikan penandatangan implementasi Jakarta Treaty oleh para Dirjen Strahan dari kedua kementerian pertahanan.

“Jakarta Treaty yang Indonesia dan Australia ini mempunyai manfaat yang sangat besar. Jadi tentara nasional Indonesia itu tidak hanya menjadi tentaranya rakyat, tentara untuk berjuang, tapi bisa berkecimpung sebagai tentara internasional,” ungkapnya.

Adapun, Jakarta Treaty atau Traktat Keamanan Bersama ditandatangani oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka pada Jumat (6/2).

Penandatangan ini merupakan wujud komitmen mempererat kerja sama pertahanan, yang telah terjalin selama tiga dekade.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |