Ilustrasi
FAJAR.CO.ID - Memilih menu sahur yang tepat menjadi kunci utama agar tubuh tetap kuat dan tidak mudah lapar selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Kombinasi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cairan yang cukup dapat menjaga stamina dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sepanjang hari.
Menu Sahur yang Direkomendasikan untuk Menjaga Energi
Oatmeal menjadi pilihan karbohidrat kompleks yang dicerna secara perlahan oleh tubuh sehingga dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Agar lebih bergizi, oatmeal bisa dipadukan dengan buah-buahan seperti pisang atau kurma.
Nasi merah juga sangat dianjurkan karena kandungan seratnya yang lebih tinggi dibanding nasi putih. Hal ini membuat energi dilepaskan secara bertahap sehingga tubuh tidak cepat merasa lapar. Nasi merah dapat dikombinasikan dengan lauk seperti ayam, ikan, atau telur untuk menambah asupan protein.
Peran Protein dan Serat dalam Menu Sahur
Telur merupakan sumber protein yang sangat baik untuk sahur. Protein membantu menjaga rasa kenyang lebih lama serta memberikan energi untuk beraktivitas sepanjang hari. Telur dapat diolah dengan berbagai cara seperti direbus, dadar, atau orak-arik sesuai selera.
Roti gandum juga cocok untuk sahur karena mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang membantu memperlambat pencernaan. Untuk menambah nilai gizi, roti gandum bisa dikombinasikan dengan selai kacang, telur, atau alpukat.
Sayur, Buah, dan Cairan untuk Keseimbangan Tubuh
Sayur dan buah kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang penting bagi tubuh selama berpuasa. Kandungan serat dalam sayur dan buah tidak hanya membantu menjaga kesehatan pencernaan tetapi juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

















































