Penutupan Minimarket Disebut Hoaks, Menteri Koperasi Tegaskan Pengaturan Ekspansi Ritel Modern untuk Lindungi UMKM Desa

13 hours ago 6
Menteri Koperasi Ferry Juliantono

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa isu penutupan retail modern seperti Alfamart dan Indomaret adalah tidak benar. Ia justru meminta agar pertumbuhan ritel modern diatur agar ekspansi tidak sampai ke tingkat desa, sehingga masyarakat desa tetap bisa memiliki dan mengelola ritel modern sendiri melalui koperasi.

Ferry menjelaskan bahwa pertumbuhan ritel modern sebaiknya dihentikan di tingkat kecamatan agar tidak menambah ekspansi lebih jauh ke desa. Hal ini dilakukan agar koperasi desa dapat melaksanakan kegiatan yang sama seperti ritel modern tanpa terganggu oleh ekspansi yang berlebihan.

"Kooperasi retail modern yang ada itu sebaiknya stop di kecamatan aja, jadi jangan nambah lagi itu jadi bukan nyetop yang udah ada, kan kita juga harus berterima kasih kepada misalkan Alfamart, Indomaret yang sekarang juga sudah menyediakan lapangan pekerjaan, sudah menyediakan fasilitas ke masyarakat yang sekarang ada, kita harus hormati itu," jelas Ferry.

Ferry menegaskan bahwa pengaturan pertumbuhan ritel modern bukan berarti pemerintah takut berkompetisi. Ia menegaskan bahwa masyarakat desa juga berhak membangun dan mengelola ritel sendiri agar tidak terjadi monopoli yang dapat mematikan usaha rakyat.

"Itu kan harus diatur, negara harus hadir untuk mengatur itu. Jangan sampai kemudian terjadi monopoli yang sifatnya ekspansif yang kemudian malah mematikan usaha rakyat gitu," katanya.

Selain itu, koperasi desa kelurahan Merah Putih nantinya akan mengutamakan produk UMKM lokal di desa sekitar sebagai solusi atas banyaknya keluhan masyarakat yang menyatakan produk UMKM sulit masuk ke ritel modern yang sudah ada.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |