Rismon Minta Maaf ke Jokowi Soal Ijazah, Gibran: Tanda Kedewasaan Berdemokrasi

12 hours ago 6
Rismon menemui Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Permintaan maaf yang disampaikan Pakar Digital Forensi, Rismon Hasiholan Sianipar, dalam polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), turut mendapat tanggapan dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Putra sulung Jokowi itu mengatakan, momentum bulan suci Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan yang sempat merenggang akibat polemik tersebut.

Kaitkan dengan Semangat Ramadan

Gibran mengatakan Ramadan merupakan momen yang sarat dengan nilai rekonsiliasi dan mempererat kembali hubungan antar sesama.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan,” ujar Gibran dikutip fajar.co.id, Jumat (13/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Gibran sebagai respons atas langkah Rismon yang sebelumnya menyampaikan permintaan maaf terkait polemik ijazah Jokowi.

Apresiasi Klarifikasi Rismon

Selain itu, Gibran juga mengapresiasi langkah Rismon yang telah memberikan klarifikasi serta meninjau kembali pernyataan yang sebelumnya sempat disampaikan kepada publik.

Meskipun sebelumnya terus mendapatkan serangan dari Rismon, ia menganggap sikap tersebut menunjukkan kedewasaan dalam kehidupan demokrasi.

“Langkah tersebut menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi,” ucap dia.

Rismon Berstatus Tersangka

Sebagaimana diketahui, Rismon merupakan salah satu tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang sedang ditangani Polda Metro Jaya.

Dalam perkara tersebut, Rismon bersama Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa sebelumnya menuding ijazah Jokowi palsu berdasarkan penelitian yang mereka lakukan.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |