Setelah Novel Baswedan, Kini Andie Yunus Jadi Korban Serangan Air Keras, Ini Kondisinya

9 hours ago 7
Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus yang diseram air keras (Foto: Humas Mahkamah Konstitusi)

FAJAR.CO.ID - Andie Yunus, aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), menjadi korban serangan air keras yang menimbulkan kekhawatiran mendalam tentang keselamatan para pejuang hak asasi manusia di Indonesia. Peristiwa ini terjadi di tengah harapan publik agar kasus serupa tidak terulang setelah serangan brutal terhadap Novel Baswedan pada 2017.

Serangan Brutal terhadap Aktivis HAM dan Dampaknya

Andie Yunus kini tengah menjalani perawatan medis intensif untuk mengatasi luka akibat serangan air keras yang dialaminya. Kondisi fisiknya memerlukan perhatian serius agar tidak terjadi kerusakan permanen. Kejadian ini menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap aktivis HAM masih nyata dan pekerjaan mereka penuh risiko.

Kader Umar Hasibuan menyatakan keprihatinannya melalui media sosial. "Barusan dapat kabar kalau aktivis KontraS Andie Yunus disiram air keras. Ngeri banget ya kondisi sekarang. Saya pikir setelah mas Novel Baswedan disiram air keras nggak akan terulang lagi. Ternyata terjadi lagi. Semoga cepat sembuh mas," katanya, Jumat, (13/3/2026).

Perbandingan Kasus dan Ancaman yang Terus Berlanjut

Kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan yang terjadi pada 2017 sempat menggemparkan Indonesia karena Novel yang merupakan penyidik senior KPK mengalami luka serius pada matanya. Peristiwa tersebut memicu kritik luas terhadap perlindungan bagi penegak hukum dan aktivis yang berani menghadapi korupsi dan pelanggaran HAM.

Kini, serangan terhadap Andie Yunus mengingatkan masyarakat bahwa ancaman terhadap aktivis HAM dan penggiat keadilan sosial masih menjadi persoalan serius yang harus diatasi bersama.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |