Teddy Indra Wijaya Klaim 96 Juta Rakyat Percaya Prabowo, Herwin Sudikta: Berarti Sebagian Besar Tidak Percaya?

9 hours ago 5
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, soal tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto menuai respons di media sosial.

Salah satu respons datang dari pegiat medsos, Herwin Sudikta, yang menyinggung angka tersebut dengan pendekatan sederhana, matematika dasar.

Herwin menyebut ada kejanggalan dalam cara penyampaian data yang dinilai bisa menyesatkan persepsi publik.

“Akhirnya ada juga pejabat yang secara tidak sengaja jujur lewat matematika dasar," ujar Herwin dikutip fajar.co.id, Senin (13/4/2026).

Perbandingan Angka dan Framing Mayoritas

Ia kemudian membandingkan jumlah penduduk Indonesia dengan angka kepercayaan yang disebutkan.

“Indonesia itu kurang lebih 280 juta jiwa. Kalau yang percaya katanya 96 juta," Herwin menuturkan.

“Berarti sisanya kurang lebih 180 jutaan dong Ted?," tambahnya.

Dikatakan Herwin, angka 96 juta tidak bisa serta-merta disebut sebagai mayoritas.

“Framingnya seolah 96 juta itu mayoritas padahal cuma 34,3 persen," tegasnya.

Herwin bilang, narasi yang dibangun justru berbanding terbalik jika dilihat dari keseluruhan populasi.

“Jadi kalau narasinya 96 juta rakyat percaya, ya lebih tepatnya sebagian besar rakyat Indonesia gak percaya," tandasnya.

Tekankan Pentingnya Logika Angka

Lebih jauh, Herwin yang terkenal kritis terhadap kebijakan aneh pemerintah menekankan pentingnya pemahaman dasar dalam membaca data.

“Inilah pentingnya matematika dasar," kuncinya.

Sebelumnya, fenomena maraknya komentar publik dari berbagai kalangan mendapat perhatian Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |