Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, Siapa Pemimpin Tertinggi Iran Selanjutnya?

13 hours ago 5
Pemimpin Tertinggi Iran, Sayyid Ali Khamanei - AP

FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Pertanyaan besar kini muncul setelah kabar dan pengumuman soal wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Hadirnya pertanyaan-pertanyaan ini berkaitan dengan masa depan yang bakal dihadapi negara ini usai wafatnya sang pemimpin tertinggi.

Meski sebuah panel ulama bertugas menunjuk penggantinya, proses suksesi dalam sistem teokrasi Iran tergolong kompleks.

Mengenal Assembly of Experts

Seperti yang dilansir dari ABC News, Minggu, 1 Maret 2026, penunjukan pemimpin tertinggi dilakukan oleh panel beranggotakan 88 orang yang disebut Assembly of Experts.

Adanya panel ini diketahui punya otoritas atau kewenangan tertinggi untuk memberhentikan pemimpin tertinggi, meskipun hal itu belum pernah terjadi.

Panel tersebut terdiri sepenuhnya dari ulama Syiah yang dipilih rakyat setiap delapan tahun.

Dengan syarat pencalonannya yang harus disetujui oleh Guardian Council, lembaga pengawas konstitusi Iran.

Ada satu kebiasaan yang dilakukan oleh Assembly of Experts yakni mendiskualifikasi kandidat dalam berbagai pemilu.

Pemilihan Pemimpin Tertinggi Baru

Untuk pemilihan Pemimpin Tertinggi Baru diketahui ini tidak bisa dilakukan sembarangan atau asal tunjuk.

Menurut hukum Iran, Assembly of Experts harus “sesegera mungkin” memilih pemimpin tertinggi yang baru.

Hingga itu terjadi, sebuah dewan kepemimpinan sementara dapat mengambil alih seluruh tugas kepemimpinan.

Dimana, Dewan ini terdiri dari presiden yang sedang menjabat, kepala lembaga peradilan, serta satu anggota Guardian Council yang dipilih oleh Expediency Council, badan penasihat pemimpin tertinggi dan penyelesai sengketa dengan parlemen.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |