Kubu Roy Suryo Ajukan Dirinya sebagai Ahli, Bonatua: Informasi Ijazah Jokowi Sah untuk Diteliti

6 hours ago 10
Kolase foto Bonatua Silalahi dan penggabungan wajah di ijazah dan wajah Jokowi.

Fajar.co.id, Jakarta -- Kubu Roy Suryo secara resmi mengajukan nama Bonatua Silalahi sebagai ahli dalam kasus ijazah mantan Presiden Joko Widodo, Rabu (11/2/2026). Langkah ini menambah dinamika proses hukum yang telah menyita perhatian publik.

Bonatua membuka pernyataannya dengan menegaskan posisinya. Menurutnya, menjadi peneliti tidak selalu terkait dengan sertifikasi profesi formal. Itu lebih soal keahlian yang diasah.

"Peneliti itu bukanlah profesi, bukanlah harus mengikuti BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), peneliti itu keahlian, keahlian itu didapat dari mana? Saya misalnya dapat dari pendidikan, akademi saya," tuturnya di Jakarta.

Ia menyampaikan bahwa kapasitasnya sebagai peneliti dibangun selama menempuh pendidikan doktoral. Puluhan SKS yang diambilnya untuk mata kuliah penelitian ilmiah dianggapnya sebagai bukti kompetensi akademik yang cukup.

Bonatua menyebut dirinya sebagai peneliti independen dan ahli empiris, sejalan dengan Roy Suryo dan kawan-kawan. Fokus kerjanya adalah praktik penelitian, terutama di bidang keterbukaan informasi publik.

Menelusuri Jejak dari RRT

Bonatua menguraikan metodologi penelitiannya. Sebelum memulai, ia mempelajari penelitian-penelitian terdahulu. Yang paling relevan, katanya, justru berasal dari Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauziyah Tyassuma (RRT).

"Sebelum saya meneliti, saya harus pelajari penelitian sebelumnya, ternyata yang saya temukan penelitian terdekat saya adalah penelitian yang dilakukan RRT. Sehingga, penelitian mereka saya jadikan dasar untuk tolok titik nol saya meneliti lebih lanjut sekaligus mencari perbedaan-perbedaan," ungkapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |