PDIP Mengecam Keras Teror Andrie Yunus yang Disiram dengan Air Keras

11 hours ago 8
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hukum & Advokasi, Ronny Talapessy

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- PDI Perjuangan turut berempati kepada Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus sebagai korban tindakan pengecut penyiraman air keras yang dilakukan orang tidak dikenal

PDI Perjuangan mengecam keras terjadinya tindak kekerasan berupa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus pada hari Kamis malam, 12 Maret 2026.

Kecaman tersebut disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hukum & Advokasi, Ronny Talapessy. "Peristiwa ini menambah daftar panjang serangan dan teror terhadap pihak-pihak yang bersuara kritis," tandas Ronny Talapessy dalam siaran tertulisnya.

Atas peristiwa tersebut, dia mendesak Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas dan serius, menangkap pelaku penyerangan terhadap Andrie Yunus dan mengusut tuntas rangkaian teror yang belakangan kerap dialami warga negara yang menyampaikan pendapat secara kritis.

Dia menegaskan, Republik Indonesia lahir dan didirikan oleh para pendiri bangsa dari tradisi berpikir kritis, kebebasan mengutarakan gagasan dan menyatakan pendapat. Tradisi itu memperkaya gagasan kebangsaan kita serta memberikan sumbangan besar terhadap cara kita membangun negeri ini sesuai cita-cita kemerdekaan.

"Menyerang dan melakukan aksi teror terhadap suara-suara kritis warga negara bukan hanya melawan hukum tetapi juga bentuk pengingkaran terhadap demokrasi, pengingkaran terhadap konstitusi dan cita-cita kemerdekaan," jelasnya.

Lebih lanjut Ronny menjelaskan, peristiwa ini juga telah mengingkari visi Presiden Prabowo yang diletakkan pada urutan pertama Asta Cita: Memperkokoh ideologi Pancasila, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia; serta visi ketujuh: Memperkuat Reformasi Politik dan Hukum.

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |