Situasi Panas Amerika Serikat dan Iran, Menteri ESDM Bahlil Mulai Ambil Langkah Antisipasi Kelangkahan BBM

10 hours ago 4
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia -- jawapos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi penegasan soal kondisi minyak Indonesia.

Dalam hal ini Bahlil mengatakan saat ini cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional cukup untuk 20 hari.

Kesempatan ini disampaikan oleh Bahlil saat hadir dalam rapat mengenai kondisi terkini geopolitik terkini di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/3).

“(Cadangan BBM) masih cukup, 20 hari,” kata Bahlil di Istana Negara, Senin (2/3).

Belum Berdampak Sekarang tapi ke Depannya

Dalam kesempatan ini juga, ia memberikan penjelasan soal dampak yang sampai saat ini memang belum terasa.

Namun, ke depannya Bahlil mengatakan konflik yang melibatkan Amerika Serikat dengan Iran nantinya akan tetap memberikan dampak.

“Sampai hari ini gak ada masalah (BBM subsidi), tapi kan harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah,” tuturnya.

Siapkan Solusi

Untuk menghadapi situasi ke depannya, Bahlil mengaku akan berusaha mencari solusi terbaik untuk ke depannya.

Langkah pertama yang coba dilakukan dengan menggelar rapat dengan Dewan Energi Nasional esok hari.

Kemudian saat ditanya mengenai kemungkinan mengimpor BBM dari AS.

Bahlil menyebutkan impor BBM dari negeri yang dipimpin oleh Donald Trump itu baru akan ditindaklanjuti secara mendetail setelah kesepakatan ditandatangani.

“Dan itu kita kasih kesempatan sekitar 60 hari dan sampai hari ini saya pikir kita sebagian kita sudah ambil dari AS terutama LPG sebagian sudah kita ambil,” jelasnya. (Erfyansyah/fajar)

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |