Cuitan Lawas Prabowo Viral Lagi Usai Undang Pengusaha AS Investasi: Kekayaan Alam Kita Diangkut Kapal-kapal Besar untuk Memperkaya Bangsa Asing

9 hours ago 5

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Cuitan lawas Presiden Prabowo Subianto kembali viral di media sosial. Unggahan lama tersebut ramai diperbincangkan setelah direpost pegiat antikorupsi Emerson Yuntho.

Hasil Alam Indonesia Disebut Prabowo hanya Memperkaya Bangsa Asing

Dilihat fajar.co.id pada unggahan ulang Emerson Yuntho, cuitan tersebut diunggah pada 9 Oktober 2012 lalu, ketika Prabowo belum menjadi Presiden.

“Sebagian kekayaan alam kita, kekayaan bumi Indonesia, diangkut oleh kapal-kapal besar, untuk memperkaya bangsa asing," ucap Prabowo kala itu.

Cuitan tersebut kembali mencuat tidak lama setelah Prabowo secara terbuka mengundang pengusaha Amerika Serikat untuk berinvestasi di Indonesia.

Baru-baru ini, Prabowo menyebut Indonesia memiliki banyak cadangan mineral dan membuka peluang kerja sama dengan investor asing, termasuk dari AS.

Kebijakan Prabowo Dipertanyakan Setelah Jadi Presiden

Unggahan lama itu pun memantik beragam komentar warganet. Sejumlah akun mempertanyakan konsistensi sikap antara pernyataan masa lalu dan kebijakan yang diambil saat ini.

“Sekarang anda yang ngundang negara asing buat merampok kekayaan kita," kata akun @aquariusstar078.

Sementara akun @Rendy20967590 membalas dengan nada singkat, “Hehe,” sembari menyertakan tangkapan layar pemberitaan soal undangan investasi kepada pengusaha AS.

Komentar lebih keras datang dari akun @sunsunana92. Ia menyindir akun X Presiden Prabowo yang diduga tidak lagi digunakan.

“Ini akun masih berfungsi kan, pak? Tolong dibaca keresahan rakyat, pakai hati pak kalau bekerja, jangan hanya memikirkan kantong,” tulisnya.

Indonesia Salah Satu Negara Tujuan Investasi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu tujuan investasi yang layak diperhitungkan di tingkat global.

Penegasan itu ia sampaikan saat menghadiri Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington D.C., Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Di hadapan para pelaku usaha Amerika Serikat, Prabowo memaparkan sejumlah keunggulan Indonesia.

Ia menyebut, kekayaan sumber daya alam yang melimpah menjadi salah satu daya tarik utama. Namun, menurutnya, potensi Indonesia tidak berhenti pada sektor alam semata.

Pemerintah, kata dia, kini tengah mendorong percepatan industrialisasi untuk membuka ruang investasi yang lebih luas di berbagai sektor strategis.

“Kami sangat terbuka dengan investasi. Kami butuh investasi dan kami ingin lebih banyak investasi. Kami yakin bahwa kami kompetitif dan menarik,” ujar Prabowo.

Ia kemudian menyinggung posisi Indonesia dalam peta global mineral kritis. Cadangan nikel, tembaga, hingga bauksit disebut menjadi modal penting di tengah perkembangan teknologi masa depan.

“Saya kira kami memiliki kekuatan di mineral kritis. Saya juga mendapat laporan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan cadangan tanah jarang terbesar di dunia,” imbuhnya.

Kata Prabowo, kekuatan tersebut menjadi fondasi kuat bagi Indonesia untuk bersaing di tengah kompetisi global yang semakin ketat.

Tidak hanya mengandalkan ekspor bahan mentah, pemerintah juga menaruh fokus besar pada program hilirisasi industri.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |