Desakan Keras Arif Wicaksono dan Tantangan Penangkapan Buronan Internasional Riza Chalid

2 hours ago 2
Riza Chalid

FAJAR.CO.ID - Polemik penahanan terpidana Silfester Matutina yang hingga kini belum menjalani proses penahanan menjadi sorotan tajam dari pegiat politik, ekonomi, dan sosial, Arif Wicaksono. Ia menilai kondisi ini mencederai rasa keadilan publik dan mendesak DPR RI untuk segera mengambil tindakan konkret.

"Jangan permainkan keadilan," tegas Arif saat berbicara kepada fajar.co.id pada Senin (16/2/2026).

Arif Wicaksono Desak DPR Panggil Pihak Terkait

Arif menyoroti sikap DPR, khususnya Fraksi Gerindra, Demokrat, dan PDIP, yang dianggap belum memberikan respons memadai terhadap kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa rakyat hanya bisa mengadu kepada wakilnya di parlemen.

"Halo DPR Fraksi Gerindra, Demokrat, PDIP, kepada siapa lagi rakyat mengadu kecuali ke kalian yang mewakili rakyat," katanya.

Lebih lanjut, Arif mengkritik posisi Silfester yang masih menjabat sebagai Komisaris Independen di salah satu BUMN meskipun sudah berstatus terpidana dan belum ditahan oleh Kejaksaan.

"Terpidana Silfester masih saja menjadi Komisaris Independen BUMN dan sampai sekarang tak ditahan oleh Kejaksaan," jelasnya.

Menurut Arif, situasi ini menimbulkan kekecewaan publik yang merasa keadilan sedang dipermainkan.

"Kami tidak rela Terpidana digaji dari BUMN dan gemas dengan komedi yang aneh dan tak lucu ini," pungkasnya.

Keraguan Eks Kabareskrim Susno Duadji atas Penangkapan Buronan

Sementara itu, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji, menyatakan pesimisme terkait penangkapan buronan kelas kakap seperti Riza Chalid melalui bantuan Interpol. Ia mengaitkan hal tersebut dengan kasus Silfester yang belum berhasil ditangkap selama bertahun-tahun.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |